Pallet Kayu,Kayu Olahan,Veneer kayu,Dowel Kayu,Kusen & Pintu

Harga Kayu Merbau

kayu merbau kayu merbau kayu merbau kayu merbau kayu merbau kayu merbau kayu merbau kayu merbau

Harga Kayu Merbau

 

 

Harga Kayu Merbau

 
NO SPESIFIKASI BARANG UKURAN SATUAN JUMLAH PCS / M3 HARGA / M3 HARGA / PCS UP DATE
               
1 RENG IKATAN MERBAU 2 X 3 X 400 CM M3 417 call call 2017
2 RENG LEPASAN MERBAU 2 X 3 X 400 CM M3 417 call call 2017
3 RENG IKATAN MERBAU 3 X 4 X 400 CM M3 208 call call 2017
4 RENG LEPASAN MERBAU 3 X 4 X 400 CM M3 208 call call 2017
5 KASO IKATAN MERBAU 4 X 6 X 400 CM M3 104 call call 2017
6 KASO LEPASAN MERBAU 4 X 6 X 400 CM M3 104 call call 2017
7 KASO IKATAN MERBAU 5 X 7 X 400 CM M3 71 call call 2017
8 KASO LEPASAN MERBAU 5 X 7 X 400 CM M3 71 call call 2017
9 GALAR KAYU MERBAU 5 X 10 X 400 CM M3 50 call call 2017
10 BALOK KAYU MERBAU 6 X 12 X 400 CM M3 35 call call 2017
11 BALOK KAYU MERBAU 8 X 12 X 400 CM M3 26 call call 2017
12 BALOK KAYU MERBAU 6 X 15 X 400 CM M3 28 call call 2017
13 PAPAN KAYU MERBAU 2 X 20 X400 CM M3 63 call call 2017
14 PAPAN KAYU MERBAU 3 X 20 X400 CM M3 42 call call 2017
15 PAPAN KAYU MERBAU 4 X 20 X400 CM M3 31 call call 2017
16 PAPAN KAYU MERBAU 5 X 20 X400 CM M3 25 call call 2017
17 PAPAN KAYU MERBAU 6 X 20 X400 CM M3 21 call call 2017
18 PAPAN KAYU MERBAU 3 X 25 X400 CM M3 33 call call 2017
19 PAPAN KAYU MERBAU 4 X 25 X400 CM M3 25 call call 2017
20 PAPAN KAYU MERBAU 3 X 30 X400 CM M3 28 call call 2017
21 PAPAN KAYU MERBAU 4 X 30 X400 CM M3 21 call call 2017
22 UKURAN BISA DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN     call call 2017
               
               
               
  Keterangan :            
  # Kayu merbau tersebut sudah termasuk surat-surat legalitas kelengkapan kayu.    
  # Biaya ongkos kirim gratis Minimal Order 5 M3 ( Jabodetabek )      
  # Harga kayu merbau tersebut bukan kayu oven        
  # Untuk detail standart kwalitas akan dijelaskan      

Merbau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 Merbau atau ipil adalah nama sejenis pohon penghasil kayu keras berkualitas tinggi anggota suku Fabaceae (Leguminosae). Karena kekerasannya, di wilayah Maluku dan Papua barat kayu ini juga dinamai kayu besi. Di Papua Nugini, kayu ini dikenal sebagai kwila; sedangkan nama-namanya dalam bahasa Inggris adalah mirabow, Moluccan ironwood, Malacca teak, dan lain-lain.[3][4]

Pengenalan

 
Habitus

Pohon berperawakan sedang hingga besar, dapat mencapai tinggi 50m, dengan batang bebas cabang sekitar 20m dan gemang hingga 160(-250) cm.[3] Dengan banir (akar papan) yang tinggi dan tebal. Pepagan berwarna abu-abu terang atau coklat pucat, halus dengan bintil-bintil kecil lentisel, mengelupas serupa sisik bulat-bulat.[5]

Daun majemuk dengan 2 pasang anak daun, terkecuali daun-daun di ujung yang hanya memiliki sepasang anak daun. Anak daun bundar telur miring tak simetris, 2,5-16,5 × 1,8–11 cm, dengan ujung tumpul atau melekuk dan pangkal membundar, permukaannya gundul dan licin, tulang daun utama berambut panjang di sisi bawah.[5]

 
Daun

Bunga-bunga terkumpul dalam karangan di ujung (terminal), panjang hingga 10 cm, berambut halus. Mahkota berwarna putih, yang berubah menjadi jambon atau merah; benangsari seluruhnya merah atau ungu. Buah polong, 10-28 × 2–4 cm, berbiji 1-8 butir, hitam dan besar, 2-3,5 × 1,5-3 × 0,7-0,8 cm.[5]

Intsia bijuga kebanyakan tumbuh di daerah pantai, seringkali pada zona di belakang hutan bakau.[3]

Sifat-sifat kayu

 
Batang kayu

Kayu teras berwarna kelabu coklat atau kuning coklat sampai coklat merah cerah atau hampir hitam. Kayu gubal berwarna kuning pucat sampai kuning muda, jelas dibedakan dari kayu teras. Merbau memiliki tekstur kayu yang kasar dan merata, dengan arah serat yang kebanyakan lurus. Kayu yang telah diolah memiliki permukaan yang licin dan mengkilap indah.[6]

Kayu merbau termasuk ke dalam golongan kayu berat (BJ 0,63-1,04 pada kadar air 15%) dan kuat (kelas kuat I-II). Kayu ini memiliki penyusutan yang sangat rendah, sehingga tidak mudah menimbulkan cacat apabila dikeringkan. Merbau juga awet: daya tahannya terhadap jamur pelapuk kayu termasuk kelas I dan terhadap rayap kayu kering termasuk kelas II.[6] Kayu merbau termasuk tahan terhadap penggerek laut (teredo), sehingga acap digunakan pula dalam pekerjaan konstruksi perairan.[3]

Merbau termasuk tidak sulit digergaji, dapat diserut dengan mesin sampai halus, diamplas dan dipelitur dengan memuaskan, namun kurang baik untuk dibubut. Kayu ini juga biasanya pecah apabila dipaku, dan dapat menimbulkan noda hitam apabila berhubungan dengan besi atau terkena air.[6]

Pemanfaatan

Merbau terutama dimanfaatkan kayunya, yang biasa digunakan dalam konstruksi berat seperti balok-balok, tiang dan bantalan, di bangunan rumah maupun jembatan.[6] Oleh karena kekuatan, keawetan dan penampilannya yang menarik, sekarang kayu merbau juga dimanfaatkan secara luas untuk pembuatan kusen, pintu dan jendela, lantai parket (parquet flooring), papan-papan dan panel, mebel, badan truk, ukiran dan lain-lain.[3]

Bahan pewarna coklat dan kuning dapat diekstrak dari substansi berminyak yang dikandung oleh kayu dan pepagannya. Pepagan dan daun juga digunakan sebagai bahan obat tradisional.[3]

Pepagan yang mengelupas, ditumbuk dan dicampur dengan buah pinang yang tua, sebagai obat untuk menghentikan murus. Biji-bijinya dibembam dalam arang atau abu panas agar pecah kulitnya, lalu direndam dalam air garam selama 3-4 hari, sebelum direbus dan dimakan.[7]

Kerabat dan perdagangan

Marga Intsia memiliki anggota 8 spesies, yang menyebar luas mulai dari Afrika timur dan Madagaskar di sebelah barat, ke timur hingga Melanesia, Mikronesia dan bagian utara Australia. Tiga spesiesnya terdapat di kawasan Malesia; Intsia bijuga adalah jenis yang tersebar paling luas, semenjak Tanzania dan Madagaskar, India bagian selatan, Burma, kawasan Malesia, sampai ke Australia dan Polinesia.[3]

I. palembanica Miq. (berasal dari kata Palembang; sinonim I. bakeri, I. plurijuga) juga merupakan penghasil kayu merbau (nama perdagangan) yang baik dan banyak dieksploitasi. Kayu alai atau anglai (Mly.) ini menyebar mulai dari bagian selatan Burma, Thailand, Semenanjung Malaya, Palawan di Filipina, dan Kepulauan Nusantara hingga Papua; pada umumnya tumbuh lebih ke pedalaman hingga ketinggian 1.000 m dpl.[3]

I. acuminata Merr. juga menghasilkan kayu bermutu baik, yang dalam perdagangan dimasukkan sebagai kayu merbau. Jenis ini menyebar terbatas di Filipina dan kemungkinan juga di Papua.[3]

Pada masa lalu (1980-1992) kayu merbau terutama diproduksi dari Malaysia (termasuk Sabah dan Serawak), Indonesia dan Papua Nugini. Karena kualitasnya, kayu ini disukai konsumen baik domestik maupun internasional; dengan importir utama adalah negara-negara Eropa (Belanda dan Jerman), Jepang dan belakangan juga Cina. Tekanan perdagangan telah menyusutkan populasi kayu ini di alam, sehingga sejak tahun 1992 jenis ini telah diusulkan untuk diatur perdagangannya melalui Apendiks II CITES, akan tetapi ditolak oleh Malaysia.[3][8]

Beberapa tahun terakhir ini importir terbesar kayu merbau adalah Cina, terutama terkait dengan persiapannya sebagai tuan rumah Olimpiade 2008 di Beijing.[9] Kebutuhan yang besar terhadap kayu ini telah mendorong terjadinya penggelapan dan penyelundupan kayu merbau, terutama dari Papua.[10]

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Merbau

Harga Kayu 

Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau, Harga Kayu Merbau